Promoter Polri

Setelah menjalani Fit and Proper test dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), kemudian dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Presiden pada tanggal 13 Juli 2016, Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian resmi menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang Ke - 23 menggantikan Jenderal Polisi Drs. Badrodin Haiti.

Jenderal Polisi Drs. H. M. Tito Karnavian sebagai kapolri mempunyai Visi yang sering dikenal dengan istilah “PROMOTER”, merupakan singkatan dari Profesional, Modern, dan Terpercaya.

Profesional → Meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Polri yang semakin berkualitas melalui peningkatan kapasitas pelatihan dan pendidikan, melakukan pola pemolisian berdasarkan prosedur baku yang sudah dipahami, dilaksanakan, dan dapat diukur keberhasilannya.

Modern Melakukan peningkatan modernisasi layanan publik, berbasis teknologi agar lebih mudah dan cepat diakses masyarakat, serta pemenuhan Alpakam dan Almatsus yang modern.

Terpercaya Melakukan reformasi internal, menuju Kepolisian Rebulik Negara Indonesia yang bersih dan bebas dari KKN, guna mewujudkan penegakan hukum yang transparan, obyektif, akuntabel, dan berkeadilan bagi masyarakat.
Program Prioritas Kapolri, diantaranya : 1. Pemantapan reformasi internal Polri; 2. Peningkatan pelayanan publik, untuk mempermudah pelayanan terhadap masyarakat yang berbasis Teknologi Informatika (TI); 3. Penanganan optimal terhadap kelompok radikal prokekerasan dan intoleransi; 4. Peningkatan profesionalisme Polri, meningkatkan kesejahteraan anggota Polri; 5. Tata kelembagaan, pemenuhan proporsionalitas anggaran dan kebutuhan Min Sarpras; 6. Bangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap Kamtibmas; 7. Penguatan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas); 8. Penegakan hukum yang lebih profesional dan berkeadilan; 9. Penguatan pengawasan; dan 10. Quick Wins Polri.
Iklan Atas
IKLAN
Iklan
Iklan Bawah